Saham AS naik pada upaya stimulus namun dibayangi kenaikan klaim pengangguran

Bloomberg (04/04) – Pasar saham AS rebound dari aksi jual terbesarnya dalam lebih dari satu bulan terakhir untuk Indeks Standard & Poor 500 setelah janji bank sentral pada upaya stimulus dibayangi oleh kenaikan klaim pengangguran.

Index S & P 500 naik 0,4 persen pada level 1,559.98 di New York. Indeks Dow naik 55.76 poin, atau 0,4 persen, ke posisi 14,606.11.

'Ada ekspektasi yang tinggi untuk Bank of Japan dan mereka berhasil melebihi ekspektasi tersebut,' kata Janelle Nelson,  portofolio analis dari RBC Wealth Management dalam sebuah wawancara telepon. 'Berita utama bagi investor kemudian adalah apa hasil dari laporan tingkat pekerjaan AS yang akan rilis besok.'


Ekuitas naik hari ini setelah Bank of Japan memperkuat program stimulus dengan membeli 7 triliun yen ($ 73 miliar) obligasi per bulan. Presiden Bank Sentral Eropa, Mario Draghi mengisyaratkan bahwa bank sentral Eropa akan menjaga kebijakan moneter longgar untuk periode yang diperpanjang dan bahwa pelonggaran lebih lanjut masih memungkinkan jika kondisi ekonomi memburuk. Hasil pertemuan kebijakan bank sentral itu di Frankfurt mempertahankan tingkat suku bunganya.

Pasar bull ekuitas memasuki tahun kelima pada bulan lalu, dengan index S & P 500 gain lebih dari dua kali lipat dari low tahun 2009 karena pendapatan perusahaan melampaui estimasi dan Federal Reserve melakukan tambahan tiga putaran pelonggaran kuantitatif dari pembelian obligasi untuk memacu perekonomian.

Klaim pengangguran naik sebesar 28.000 menjadi 385.000 dalam pekan yang berakhir 30 Maret, tertinggi sejak 24 November berdasarkan data Departemen Tenaga Kerja hari ini di Washington. Perkiraan median dari 47 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg adalah untuk penurunan ke 353.000. (brc)